MAGETAN. - Babinsa Kelurahan Sukowinangun Koramil Tipe B 0804/01 Magetan Kodim 0804 Magetan Sertu Nanang Nurdiyanto menghadiri kegiatan penilaian Kampung Tertib Lalu Lintas Tahun 2026 oleh Ditlantas Polda Jawa Timur bertempat di RT. 06 RW. 03 Kelurahan Sukowinangun Kecamatan Magetan Kabupaten Magetan. Rabu (16/09/2026).
Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Kompol Hari Azis., S.H., M.M. (Katim Penilaian Kampung Tertib Lalu lintas dari Ditlantas Polda Jawa Timur), AKP Radyati Putri Pradini., S.I.K. (tim penilai dari Polda Jatim), Ipda Septia Pratiwi., S.H. (tim penilai dari Polda Jatim), Agung Budiarto S.Sos (Camat Magetan), Bpk Ari (dari Dishub Magatan), Dwie Sulistyono S.St, .Par. MM (Kepala Kel Sukowinangun), Aipda Jumadi (Bhabinkamtibmas Kel Sukowinangun), Sertu Nanang Nurdianto (Bhabinsa Kel Sukowinangun), Bapak Alek Pribadi Ketua Rw 3 Kel Sukowinangun, Tokoh masyarakat Rt.06 Rw.03 Jln Gita Dini Kel. Sukowinangun Kec./Kab. Magetan.
Rangkaian kegiatan diawali penyambutan Tim Penilai dari Polda Jawa Timur oleh kepala kelurahan Sukowinangun, Tim Penilai bersama rombongan menuju Balai RW Perum Graha Mutiara. Acara diawali doa bersama dan sambutan Kepala kelurahan Sukowinangun yang menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan lomba Kampung Tertib Lalu Lintas.
Dalam kesempatan tersebut, Kompol Hari Azis., S.H., M.M. (Katim Penilaian Kampung Tertib Lalu lintas dari Ditlantas Polda Jawa Timur), memberikan arahan terkait keberlanjutan program. Ia menekankan agar tertib berlalu lintas tidak hanya diterapkan saat penilaian, tetapi menjadi kebiasaan masyarakat sehari-hari.
Babinsa Koramil 0804/01 Magetan Sertu Nanang mengatakan, Kampung Tertib Lalu Lintas merupakan langkah positif untuk membangun kesadaran keselamatan dari lingkungan terkecil.
“Tertib lalu lintas pada dasarnya merupakan bagian dari kepedulian kita terhadap keselamatan bersama. Ketika masyarakat memiliki kesadaran mematuhi aturan, saling mengingatkan, dan menghargai pengguna jalan lainnya, lingkungan akan menjadi lebih aman dan nyaman, ” ujar Setu Nanang.
Menurutnya, budaya tertib berlalu lintas harus dibangun secara konsisten dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat. Edukasi juga perlu diberikan kepada anak-anak dan generasi muda agar memahami pentingnya keselamatan sejak dini.
Ia menambahkan, kebiasaan sederhana seperti memakai helm, mematuhi rambu, tidak berkendara secara ugal-ugalan, serta menghormati pengguna jalan lain harus terus dibudayakan.
“Jadikan keselamatan sebagai kebutuhan bersama. Jangan sampai kelalaian sesaat menyebabkan kerugian atau penyesalan yang berkepanjangan, ” imbuhnya.
Sertu Nanang berharap Kelurahan Sukowinangun dapat menjadi contoh lingkungan yang mampu menerapkan disiplin dan keselamatan berlalu lintas secara berkelanjutan.
“Tertib bukan karena takut kepada aturan, tetapi karena kita sadar bahwa setiap perjalanan memiliki tujuan dan ada keluarga yang menunggu kita pulang dengan selamat, Kesadaran seperti inilah yang harus terus kita tumbuhkan bersama, ” pungkas Sertu Nanang.(R 01)

Raditya