Magetan - Derasnya arus globalisasi saat ini menjadikan manusia sangat mudah untuk melakukan kegiatan dan tindakan apapun dengan alasan kebebasan berekspresi. Meskipun hal ini merupakan suatu kemajuan positif yang sangat baik namun tidak menutup kemungkinan akan memiliki dampak negatif yang tidak kalah besarnya.

Dihadapan Ibu-ibu Persit, Dandim 0804/Magetan melalui Perwira Seksi Pernonalia (Pasipers) Kodim 0804 Kapten Kav Wates Yuliono menyampaikan penjelasan bahwa seorang istri TNI AD yang tergabung dalam organisasi Persit harus bijak dan cerdas dalam menggunakan dan memanfaatkan penggunaan Media Sosial. “Media Sosial sudah merupakan salah satu kebutuhan dalam kehidupan kita sehari-hari. Seperti untuk berkomunikasi atau bersilaturahmi dengan orang yang jauh, menambah informasi bagi diri sendiri, mengekspresikan diri kita bahkan ada yang memanfaatkan untuk berbisnis”, tegasnya saat meberikan arahan kepada Persit KCK Cabang XVIII Dim 0804, diauli Makodim 0804/Magetan. Kamis (17/9/2026)
Banyaknya kasus provokasi atau ujaran kebencian yang memanfaatkan medsos belakangan ini, Persit dituntut untuk dapat lebih bijak dan berhati-hati dalam menyikapi informasi yang beredar, jangan menulis atau mengekspos kegiatan suami secara fulgar dan jangan berkomentar tentang hal-hal sensitif yang dapat menyinggung pihak lain atau instansi lain sehingga akan menimbulkan polemik dikemudian hari.

Sebagai seorang anggota Persit dituntut harus bisa menjaga nama baik keluarga maupun satuannya. Begitu pula dalam mendidik anak-anak ibu Persit juga harus selalu memantau setiap perkembangan setiap saat dan selalu memonitor penggunaan akses internet sesuai kebutuhannya.
Cerdas dan bijak menggunakan Sosial Media/internet harus kita tanamkan pada putra-putri tercinta mengingat banyak sekali hal-hal negatif yang bisa didapat tanpa disadari karena sosial media. “Sebagai orang tua marilah kita memberikan pengawasan, pengertian dan iman yang kuat kepada anak-anak kita supaya tidak mudah terbawa ke hal-hal yang negatif seiring dengan perkembangan tehnologi sekarang ini”, ujarnya.

Persit harus bisa melihat kesempatan untuk maju dari berkembangnya dunia teknologi saat ini dengan memanfaatkan untuk berbisnis ataupun sekedar membantu kebutuhan ekonomi dalam keluarga. Seperti ibu-ibu yang memiliki hobi masak, membuat kerajinan atau hal lain dibutuhkan oleh orang lain dapat melakukan jual beli melalui sarana medsos yang dimilikinya. (Mc0804)

Raditya